Tampilkan postingan dengan label Administrasi Guru. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Administrasi Guru. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 05 Mei 2018

DOWNLOADRPP DAN SILABUS KURIKULUM 2013 SMA REVISI TAHUN 2017 TERBARU TERLENGKAP 2018

Silabus dan RPP Kurikulum 2013 SMA Revisi Tahun 2017 terbaru terlengkap


Silabus dan RPP Kurikulum 2013 SMA Revisi Tahun 2017 Terbaru Terlengkap 

RPP merupakan sarana mengajar yang wajib dimiliki dan dibuat oleh guru guna kelancaran dan tertib administasri kegiatan Proses Belajar Mengajar (PBM) di sekolah. Bagamiana bila seorang pendidik apabila dalam proses kegiatan KBM belum menyusun Silabus dan RPP? tentu kegiatan mengajarnya akan kurang maksimal. Berikut Contoh RPP Kurikulum 2013 yang bisa anda download secara gratis di situs ini.
Dengan tujuan untuk membantu Guru setiap mata pelajaran terhadap kelancaran proses belajar mengajar di sekolah. berikut kami sajikan silabus dan contoh-contoh RPP yang dapat di Download melalui Link-Link berikut:

A. MAPEL UTAMA

Silabus Kurikulum 2013 SMA Mapel SBK- RPP Kurikulum 2013 SMA

B. MATA PELAJARAN MATEMATIK DAN IPA

C. MATA PELAJARAN IPS

D. MATA PELAJARAN BUDAYA DAN ILMU BAHASA

Silabus Kurikulum 2013 SMA Mapel Bahasa & Sastra Asing - RPP Kurikulum 2013 SMA

KUMPULAN RPP KURIKULUM 2013 MAPEL BIOLOGI SMA

  • RPP Kurikulum 2013 SMA BIOLOGI - jaringan tumbuhan Download
  • Kurikulum 2013 SMA BIOLOGI - keseimbangan lingkungan Download
  • Kurikulum 2013 SMA BIOLOGI - protista Download
  • RPP Kurikulum 2013 SMA BIOLOGI - jaringan hewan Download
  • RPP Kurikulum 2013 SMA BIOLOGI - gerak Download
  • RPP Kurikulum 2013 SMA BIOLOGI - sirkulasi Download
  • RPP Kurikulum 2013 SMA BIOLOGI - animalia Download
  • RPP Kurikulum 2013 SMA BIOLOGI - bakteri Download
  • RPP Kurikulum 2013 SMA BIOLOGI - endositosis dan eksositosis Download
  • RPP Kurikulum 2013 SMA BIOLOGI - fungi Download
  • RPP Kurikulum 2013 SMA BIOLOGI - keanekaragaman gen Download
  • RPP Kurikulum 2013 SMA BIOLOGI - klasifikasi makhluk hidup Download
  • RPP Kurikulum 2013 SMA BIOLOGI Materi monera Download
  • RPP Kurikulum 2013 SMA BIOLOGI - pencernaan Download
  • RPP Kurikulum 2013 SMA BIOLOGI - perbedaan hewan invertebrata Download
  • RPP Kurikulum 2013 SMA BIOLOGI Materi plantae Download
  • RPP Kurikulum 2013 SMA BIOLOGI Materi ruang lingkup biologiDownload
  • RPP Kurikulum 2013 SMA BIOLOGI Materi sel Download
  • RPP Kurikulum 2013 SMA BIOLOGI Materi sistem peredaran darah Download
  • RPP Kurikulum 2013 SMA BIOLOGI Materi transpor membran Download
  • RPP Kurikulum 2013 SMA BIOLOGI Materi virus Download

SILABUS MAPEL BIOLOGI SMA KURIKULUM 2013

  • silabus kurikulum 2013 biologi SMA kelas X Download
  • silabus kurikulum 2013 biologi SMA kelas XI Download
  • silabus kurikulum 2013 biologi SMA kelas XII Download
Itulah tadi kumpulan RPP Kurikulum 2013 SMA Terbaru Revisi Tahun 2016-2017 beserta contoh rpp kurikulum 2013 sesuai dengan sistematika. Semoga dapat membantu anda untuk melengkapi pemberkasan administrasi perangkat pembelajaran K13 Baru, RPP Kurikulum 2013 SMA sesuai fungsinya dilengkapi dengan Program Semester (PROMES), Program Tahunan (PROTA), SK KD KI, KKM dan Silabus.

Senin, 22 Januari 2018

Begini Cara Menghitung Target Kurikulum, Daya Serap, dan Taraf Serap dengan Mudah!

inulwara.blogspot.com
Target Kurikulum (TK), Daya Serap (DS), dan Taraf Serap (TS) biasanya dilaporkan kepada kepala sekolah bersamaan saat pelaporan hasil akhir belajar siswa (rapor) selesai diolah. Rekapitulasi ini berfungsi untuk mengetahui sejauh mana ketercapaian proses pembelajaran yang diselenggarakan oleh guru terhadap siswanya selama satu semester.

Terkadang, baik TK, DS, ataupun TS terkesan diabaikan. Mungkin karena rumus perhitungannya yang tidak diketahui atau dianggap tidak terlalu perlu oleh sebagian guru. Padahal, rekapitulasi ini sangat membantu para guru untuk melakukan refleksi maupun evaluasi kinerjanya, apa saja yang masih kurang atau mana saja yang perlu ditingkatkan.

Menghitung Target Kurikulum, Daya Serap, ataupun Taraf Serap tidaklah sulit. Hanya saja, sebagian guru mungkin terkendala pada minimnya sumber data yang dibutuhkan untuk menghitungnya hingga boleh jadi angka-angka yang dihasilkanpun juga tidak akurat atau sesuai dengan fakta yang ada.

Berikut ini akan saya paparkan bagaimana cara menghitung Target Kurikulum, Daya Serap, dan Taraf Serap yang betul dengan menerapkan rumus hitungannya. Silakan disimak baik-baik!

Menghitung Target Kurikulum

Untuk  menghitung Target Kurikulum (TK), elemen yang dibutuhkan sebagai sumber data adalah Kompetensi Dasar (KD) per mata pelajaran selama satu semester. Karena kita akan menghitung Target Kurikulum selama satu semester, maka kita harus mengetahui jumlah KD seluruhnya selama satu semester dan kita harus mengetahui mana saja KD yang tidak sempat atau belum kita ajarkan sebagai perbandingan untuk mencari ketercapaian Target Kurikulum nantinya. Berikut adalah rumus penerapannya:

TK = KDT / SKD x 100%

Keterangan:
TK adalah Target Kurikulum.
KDT adalah Kompetensi Dasar yang Terlaksana selama Pembelajaran.
SKD adalah semua Kompetensi Dasar selama satu semester.
100% adalah faktor pengali yang sifatnya konstan.
*) Semua bentuk lambang atau singkatan pada rumus ini tidak baku. Lambang atau singkatan yang penulis gunakan hanyalah sebagai alat bantu penghitungan.

Contoh menghitung Target Kurikulum

Dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia diketahui bahwa jumlah seluruh Kompetensi Dasar (KD) selama satu semester adalah 25 KD. Sampai akhir semester telah terlaksana sebanyak 20 KD, sedangkan 5 KD tidak dibelajarkan karena alasan tertentu. Maka, dari data tersebut dapat kita ketahui Target Kurikulum yang tercapai selama satu semester, yakni:

TK = KDT / SKD x 100% => 20 / 25 x 100%
                                           => 2000 / 25
                                    TK  => 80%

Jadi, persentasi Target Kurikulum yang tercapai selama satu semester pada mata pelajaran Bahasa Indonesia adalah 80%.

Menghitung Daya Serap

Dalam menghitung Daya Serap tidak bisa dipisahkan dengan Target Kurikulum yang telah dibuat sebelumnya karena dampak ketercapaian Target Kurikulum sangat mempengaruhi Daya Serap siswa selama satu semester pembelajaran. Selain itu, selesai tidaknya Anda mengolah Nilai Akhir Semester (nilai rapor) siswa akan berpengaruh terhadap pengolahan Daya Serap siswa ini. Berikut adalah rumus penerapan Daya Serap siswa selama satu semester:

DS = TK x RNR / 100

Keterangan:
DS adalah Daya Serap.
TK adalah Target Kurikulum.
RNR adalah rata-rata nilai rapor per mata pelajaran selama satu semester.
100 adalah faktor pembagi yang sifatnya konstan.
*) Semua bentuk lambang atau singkatan pada rumus ini tidak baku. Lambang atau singkatan yang penulis gunakan hanyalah sebagai alat bantu penghitungan.

Contoh menghitung Daya Serap siswa

Diketahui ketercapaian Target Kurikulum pembelajaran adalah 80% dan rata-rata nilai rapor siswa untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia adalah 75,5. Sehingga Daya Serap siswa selama satu semester untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia adalah:

DS = TK x RNR / 100 => 80% x 75,5 /100
                                     => 6.040 / 100
                               DS => 60,4 %

Jadi, persentasi Daya Serap siswa selama satu semester untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia adalah sebesar 60,4%.

Menghitung Taraf Serap

Target Kurikulum, Daya Serap, dan Taraf Serap merupakan satu kesatuan yang tak dapat dipisahkan dan saling mempengaruhi satu sama lain. Oleh karena itu, ketika Anda diminta untuk mengolah Taraf Serap, maka Anda harus telah mengolah Target Kurikulum ataupun Daya Serap siswa sebelumnya. Jika tidak, maka Taraf Serap tidak mungkin bisa diolah. Berikut ini adalah rumus penerapannya:

TS = DS x 100 / 10

Keterangan:
TS adalah Taraf Serap.
DS adalah Daya Serap siswa.
100 adalah faktor pengali yang sifatnya konstan.
10 adalah faktor pembagi yang sifatnya konstan.
*) Semua bentuk lambang atau singkatan pada rumus ini tidak baku. Lambang atau singkatan yang penulis gunakan hanyalah sebagai alat bantu penghitungan.

Contoh Menghitung Taraf Serap

Jika sebelumnya Anda telah menghitung Daya Serap siswa dan diketahui bahwa besaran Daya Serapnya adalah 60,4% maka akan diperoleh Taraf Serap untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia sebagai barikut:

TS = DS x 100 / 10 => 60,4% x 100 / 10
                                  => 6040 / 10
                            TS => 604 %

Jadi, persentasi Taraf Serap untuk satu semester pada mata pelajaran Bahasa Indonesia adalah sebesar 604 %.

Penerapan rumus hitungan di atas hanyalah contoh pada salah satu mata pelajaran saja, Anda dapat mengolah Target Kurikulum, Daya Serap, ataupun Taraf Serap untuk mata pelajaran yang lain dengan menggunakan rumus yang sama. Seperti yang telah saya sebutkan di atas bahwa segala bentuk lambang ataupun singkatan yang saya gunakan adalah merupakan representatif saya pribadi, bukan merupakan hal yang mutlak dan baku. Anda dapat membuat lambang atau singkatan dengan keinginan Anda sendiri. Namun, tetap pada aturan penghitungan yang telah ada.

Demikian, cara menghitung Target Kurikulum, Daya Serap, dan Taraf Serap yang mudah. Semoga dengan penjelasan singkat di atas berdampak pada kemudahan Anda dalam memahaminya. Mudahan bermanfaat!

Rabu, 03 Januari 2018

Download Pedoman Bimbingan Konseling Pendidikan Dasar hingga Atas

inulwara.blogspot.com
Pedoman bimbingan konseling pendidikan dasar hingga atas ini merupakan acuan bagi setiap pelaku pendidikan baik guru maupun konselor dalam melaksanakan tugasnya memfasilitasi peserta didik dalam pengembangan dirinya ke arah kemandirian dan sekaligus mencari solusi atas permasalahan yang mereka hadapi secara sistematis dan berkesinambungan.

Layanan bimbingan dan konseling di sekolah diatur dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan nomor 111 tahun 2014 tentang Bimbingan dan Konseling pada Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah beserta lampirannya. Pasal 12 ayat 2 dan 3 Permendikbud tersebut disebutkan bahwa perlu disusun panduan operasional yang dalam hal ini pada satuan pendidikan Sekolah Dasar.

Penyiapan panduan penyelenggaraan bimbingan dan konseling di Sekolah Dasar merupakan kebutuhan yang harus dipenuhi, sehingga kepala sekolah, guru bimbingan konseling atau konselor, guru kelas dan guru mata pelajaran memiliki arah yang jelas dalam menyelenggarakan layanan bimbingan dan konseling di Sekolah Dasar.

Pada penyelenggaraan pendidikan di Sekolah Dasar, guru bimbingan dan konseling atau konselor berperan membantu tercapainya perkembangan pribadi, sosial, belajar, dan karir peserta didik. Pada satuan pendidikan ini, guru bimbingan dan konseling atau konselor menjalankan semua fungsi bimbingan dan konseling, yaitu fungsi pemahaman, fasilitasi, penyesuaian, penyaluran, adaptasi, pencegahan, perbaikan, advokasi, pengembangan, dan pemeliharaan.

Meskipun guru bimbingan dan konseling atau konselor memegang peranan kunci dalam sistem bimbingan dan konseling di sekolah, dukungan dari kepala sekolah sangat dibutuhkan. Sebagai penanggung jawab pendidikan di sekolah, kepala sekolah bertanggung jawab terselenggarakannya layanan bimbingan dan konseling. Selain itu, guru bimbingan dan konseling atau konselor sekolah harus berkolaborasi dengan pemangku kepentingan lain seperti guru kelas, guru mata pelajaran, wali kelas, komite sekolah, orang tua peserta didik, dan pihak-pihak lain yang relevan.

Bimbingan dan konseling pada satuan pendidikan (SD, SMP, SMA, SMK) diselenggarakan untuk membantu peserta didik dalam mencapai tugas-tugas perkembangannya. Tugas perkembangan ini diantaranya meliputi:
  • mencapai hubungan persahabatan yang matang;
  • mencapai peran sosial sesuai jenis kelaminnya;
  • menerima kondisi fisiknya dan menggunakannya secara efektif;
  • mencapai kebebasan emosional dari orangtua dan orang dewasa lainnya;
  • menyiapkan diri untuk hidup berumahtangga;
  • menyiapkan diri untuk karirnya;
  • mencapai seperangkat nilai dan sistem etika yang membimbing tingkahlakunya; dan
  • mencapai tingkahlaku yang dapat dipertanggungjawabkan secara sosial.
Bimbingan dan Konseling adalah upaya sistematis, objektif, logis, dan berkelanjutan serta terprogram yang dilakukan oleh guru bimbingan dan konseling atau konselor untuk memfasilitasi perkembangan peserta didik/konseli dalam mencapai kemandirian.

Bimbingan dan konseling merupakan komponen integral sistem pendidikan pada suatu satuan pendidikan berupaya memfasilitasi dan memandirikan peserta didik dalam rangka tercapainya perkembangan individu secara utuh dan optimal. Sebagai komponen integral, wilayah bimbingan dan konseling yang memandirikan secara terpadu bersinergi dengan wilayah layanan administrasi dan manajemen, serta wilayah kurikulum dan pembelajaran yang mendidik.

Bagi Anda yang mungkin memerlukan pedoman bimbingan konseling mulai dari pendidikan dasar hingga tingkat atas, dapat langsung download di sini.

Mudah-mudahan dengan pedoman ini bimbingan dan konseling Anda terhadap konseli menjadi terarah dan tepat guna dalam membantu perkembangan kemandirian mereka.